STUDI LAPANGAN KE MUSEUM TEKSTIL DAN MONUMEN NASIONAL (MONAS)

 

Hallo semangat pagi pembaca setia Web SMP Strada Nawar yang Budiman,

Salam sehat buat kita semua,

Nah kali ini tim Web akan berbagi pengalaman dari kegiatan yang sudah berlangsung dalam waktu dekat, kegiatan apa tersebut?? Studi Lapangan Siswa SMP Strada Nawar. Bagaimana keseruannya, yuk ikuti dalam berita…

Selain kegiatan pengembangan diri melalui pembentukan karakter,  SMP Strada Nawar  juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswi baik kelas VII, VIII dan kelas IX untuk mengembangkan wawasan pengetahuan dengan terjun langsung ke lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kegiatan Studi lapangan. Studi lapangan juga merupakan salah satu kegiatan di SMP Strada Nawar  yang diadakan setiap tahunnya.

Persiapan berangkat   

Hal ini mengingat pembelajaran di sekolah bukanlah satu-satunya bekal bagi siswa untuk terjun ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan studinya nanti. Selain itu juga dapat menjadi salah satu alternatif yang perlu dipahami adalah mencari wawasan dan terjun langsung ke tengah aktivitas masyarakat yang mempunyai korelasi dengan ilmu yang sedang dipelajari siswa bersangkutan.

   

Adapun Tempat tujuan kami tahun ini Adalah Museum Tekstil dan Monumen Nasional (Monas). Seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX, didampingi bapak/ibu guru dan karyawan berangkat dari sekolah menuju tujuan dengan menggunakan Armada Bus Bigbird. Siswa-siswi dan bapak/ibu guru-karyawan berkumpul di sekolah jam 05.30. Bus meninggalkan sekolah pada pkl 06.30. Perjalanan cukup lancar dan kami tiba di tempat tujuan  sesuai dengan rencana.

       

Tempat tujuan kami yang pertama Adalah Museum Tekstil. Di sana para siswa dipandu oleh Guide dan mendapat penjelasan tentang jenis batik, kain tenun, Sejarah museum, dan lain sebagainya. Para siswa sangat antusias mendengarkan penjelasan dari para guide dan menikmati pameran yang ada di museum tersebut.

   

Setelah dari museum Tekstil, kami melanjutkan perjalanan  menuju Monas. Di sana para siswa mengeksplor apa yang ada di dalam Monas seperti diorama, patung-patung yang ada di sekitar Monas, dan lain sebagainya.  Siswa tampak antusias mengamati diorama-diorama yang ada. Terdapat 51 diorama di sana. Mereka baca, amati dan sesekali bertanya pada guru pendamping tentang berbagai informasi seputar adegan dalam diorama tersebut.

Demikianlah kegiatan yang dapat kami sampaikan. Harapan kami, semoga melalui kegiatan studi lapangan ini bisa memberikan pengetahuan lebih dan menambah semangat belajar para siswa. Salam AMDG

Sebarkan artikel ini